Akun Facebook lalu Instagram Donald Trump Dibebaskan Kembali, Begini Penerangan Meta
Jakarta – Akun Instagram serta Facebook mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat ditangguhkan oleh Meta sejak 2021 lalu. Akun-akun yang dimaksud memang benar sudah pernah diaktifkan kembali, tapi Donald Trump tetap mendapat ‘pengawasan melekat’ dari Meta. Sanksi pembekuan akun dapat dengan segera diberikan kembali jikalau mantan presiden itu kembali menimbulkan konten yang dianggap melanggar ketentuan ke Facebook serta Instagram.
Teranyar, Meta mengumumkan telah dilakukan melegakan status pengawasan ekstra terhadap akun Donal Trump. Meta menganggap keputusannya itu sebagai bagian dari memberikan hak kebebasan berekspresi urusan politik mendekati pemilihan Negeri Paman Sam yang direncanakan berlangsung November 2024 mendatang.
“Kami menghasilkan kebijakan ini dengan mempertimbangkan tanggung jawab kami, untuk mengizinkan ekspresi urusan politik serta menjauhi risiko serius terhadap hak asasi manusia lainnya,” kata Presiden Global Affairs Meta, Nick Clegg, dikutipkan dari blog resmi Meta, Senin, 15 Juli 2024. Pemberitahuan dibuat pada hari terakhir pekan lalu, atau sehari sebelum insiden penembakan yang melukai Donald Trump saat beliau berkampanye dalam Pennsylvania.
Nick menyebut, inisiasi penangguhan akun Donald Trump berkaitan juga dengan konvensi partai yang akan segera berlangsung untuk pemilihan raya Amerika Serikat 2024, salah satunya konvensi Partai Republik. Para kandidat Presiden Amerika Serikat, menurut Nick, akan dicalonkan secara resmi termasuk Donald Trump, sebagai kandidat dari Partai Republik.
Walaupun begitu, Nick berharap Donald Trump maupun kandidat Presiden Amerika Serikat lainnya bisa jadi menerapkan serta tunduk pada standar komunitas Meta dalam Instagram lalu Facebook. “Termasuk kebijakan yang mana dirancang untuk mengurangi ujaran kebencian lalu hasutan melakukan kekerasan.”
Nick membeberkan alasan Meta sempat menangguhkan akun Donald Trump pada 2021 lalu. Menurut dia, tindakan ini dipicu oleh ekspresi dan juga pandangan kebijakan pemerintah Donald Trump kala itu yang mana memuji orang-orang yang tersebut terlibat kekerasan dalam Capitol Hill, 6 Januari 2021. Menurut Nick, akun tokoh masyarakat dapat dibatasi selama masa kerusuhan sipil juga kekerasan berlangsung.
“Penangguhan yang disebutkan merupakan kebijakan luar biasa yang mana diambil pada situasi luar biasa,” ujar Nick, seraya mengatakan bahwa pasca periode penangguhan telah terjadi berlalu, pertanyaannya bukanlah apakah Meta memilih untuk mengaktifkan kembali akun Trump. “Tetapi permanen apakah masih ada situasi luar biasa yang mana dapat membenarkan perpanjangan penangguhan dalam luar periode awal dua tahun.”
Dikutip dari laporan The Verge, Meta menegaskan keputusannya dengan akun Donald Trump tidak disebabkan oleh intervensi atau tekanan dari pihak mana pun. “Pada awal 2023 akun itu diizinkan kembali menggunakan Facebook serta Instagram tetapi masih ditempatkan dalam kotak penalti (pengawasan) yang dapat menyebabkan akunnya ditangguhkan lagi hingga dua tahun selanjutnya.”
Sejak 30 Juni 2024, Donald Trump mulai berpartisipasi mem-pos secara rutin ke Facebook serta membagikan video-video rapat umum dan juga kritikannya terhadap Presiden Joe Biden lewat cuitan dalam media sosial. Terpantau Donald Trump miliki 34 jt pengikut ke Facebook kemudian 25 jt pengikut ke Instagram.
Artikel ini disadur dari Akun Facebook dan Instagram Donald Trump Dibebaskan Kembali, Begini Penjelasan Meta






