Au Revoir Olimpiade Paris 2024, Welcome Olimpiade Los Angeles 2028

Au revoir Olimpiade Paris 2024 , welcome Olimpiade Los Angeles 2028 . Setelah 16 hari para atlet terbaik pada dunia berkompetisi untuk meraih kejayaan, hari Akhir Pekan menandai hari terakhir Olimpiade Paris 2024 sekaligus menyampaikan selamat datang Olimpiade Los Angeles 2028.
Upacara penutupan Olimpiade Paris 2024 mengakhiri Pesta Olahraga Paris yang mana luar biasa pada waktu Tom Cruise mencuri perhatian dengan serah terima bendera Olimpiade pada Los Angeles. Dan pada waktu dunia mengucapkan “au revoir” untuk Prancis, Paris miliki satu tontonan terakhir yang digunakan dapat ditawarkan dengan upacara penutupan, yang digunakan dihadiri oleh bintang-bintang besar seperti Tom Cruise kemudian pertunjukan yang tersebut memukau di area melawan panggung.
Upacara inisiasi menampilkan para atlet yang tersebut memamerkan diri dalam sepanjang sungai Seine sebelum Celine Dion membawakan lagu yang tersebut mengharukan dalam Menara Eiffel. Namun, upacara penutupan mengambil pendekatan yang digunakan lebih tinggi tradisional dengan tetap memperlihatkan berada pada Stade de France, yang menjadi tuan rumah bagi pertandingan rugby juga atletik.
Untuk upacara glamor waktu malam ini yang mana berlangsung dari jam 8 di malam hari hingga jam 11 malam, stadion ini diubah menjadi ruang konser pada waktu para atlet memenuhi panggung seluas 2.800 m2. Mengawali upacara penutupan, penyanyi-penulis lagu lalu musisi selama Prancis, Zaho de Sagazan, tampil dengan gaun hitam yang mana memukau untuk membawakan sebuah lagu. Atlet yang mana paling berbagai meraih medali, Leon Marchand, kemudian mengambil api Olimpiade dari kuali tak lama kemudian.
Selanjutnya adalah nomor orkestra yang digunakan dibawakan dengan indah dalam pada stadion, sebelum para pembawa bendera pasukan muncul tak lama kemudian. Tim Inggris Raya diwakili oleh Alex Yee lalu Bryony Page, yang dimaksud masing-masing meraih kemenangan medali emas di area nomor triathlon putra serta trampolin putri.
Saat kelompok nasional berkumpul pasca berparade mengelilingi stadion, musik berubah dari orkestra menjadi suasana pesta. Hal ini termasuk lagu-lagu seperti Freed from Desire dari GALA juga lagu hit Queen, We Are the Champions. Kemudian lampu stadion dimatikan, dengan bagian sedang stadion hanya saja diterangi dengan lampu yang tersebut berkedip-kedip sementara genderang yang meriah dimainkan selama pertunjukan cahaya.
Baca Juga: Tambang emas Baru Indonesia di area Olimpiade yang digunakan Menjanjikan
Seseorang dengan pakaian emas yang mana mencolok – yang dikenal sebagai Golden Voyager – kemudian perlahan-lahan terlihat jatuh ke pada stadion. Selanjutnya, sebuah patung model The Winged Victory of Samothrace dari Louvre muncul ke pada stadion.
Sejumlah pemeran figuran yang dimaksud mengenakan pakaian putih dan juga abu-abu kemudian muncul untuk mengangkat sebuah alat peraga tinggi-tinggi di dalam samping Voyager. Alat peraga melingkar ini ternyata adalah cincin Olimpiade, yang digunakan kemudian dikumpulkan juga diangkat tinggi ke langit.





