Berhasil Seleksi Administrasi Capim KPK, Johan Budi Berencana Mundur dari DPR dan juga PDIP
Jakarta – Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK mengumumkan hasil seleksi administrasi calon pimpinan (capim KPK) dan juga calon badan pengawas (dewas) lembaga anti-rasuah periode tahun 2024-2029. Ketua Pansel KPK Yusuf Ateh mengemukakan jumlah total pendaftar masing-masing capim hingga pada masa kini sebanyak 318 pemukim kemudian calon dewas berjumlah 207 orang.
“Dari jumlah agregat pendaftar tersebut, yang mana dinyatakan lulus sebanyak-banyaknya 236 khalayak (74 persen) untuk calon pimpinan KPK dan juga banyaknya 146 penduduk (71 persen) untuk calon Dewan Pengawas KPK,” kata Yusuf ketika jumpa pers di dalam Gedung Utama Kementerian Sekretariat, pada Rabu, 24 Juli 2024.
Di antara nama calon pimpinan KPK yang lulus, terdapat salah satu nama Anggota Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan atau PDIP, Johan Budi Sapto Pribowo. Pria selama Mojokerto itu sempat kondang sebagai juru bicara KPK. Ia sendiri menjajaki karier ke lembaga anti-rasuah itu sejak 2005.
Menanggapi namanya muncul sebagai capim KPK periode 2024-2029, Johan irit bicara ketika ditanya tentang persiapannya mengikuti tes lanjutan. “Diikuti hanya prosesnya,” kata ia terhadap Tempo, Rabu.
Johan mengemukakan dirinya berencana mundur dari DPR juga partai agar fokus mengikuti seleksi. “Saya berencana mundur dari DPR juga PDIP, tapi wajib rute pengunduran diri. Paling tak sebelum proses seleksi dalam Pansel Capim KPK selesai,” ucapnya.
Jejak karier Johan Budi dalam KPK dimulai pada 2005. Saat itu, ia bertugas ke Direktorat Pendidikan juga Layanan Komunitas KPK. Pada 2006, ia bermetamorfosis menjadi juru bicara KPK pasca tiga tahun lembaga itu didirikan pada Desember 2003. Tahun 2009, ia menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Komunitas KPK.
Pada 12 Januari 2016, Johan Budi ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk berubah jadi Staf Khusus Presiden sehingga ia berhenti dari KPK. Pemilihan Johan Budi sebagai Staf Khusus Presiden sebab pengalamannya.
Selain nama Johan, ada nama Wakil Ketua KPK yang tersebut pada waktu ini menjabat seperti Nurul Ghufron juga Johanis Tanak. Adapun rincian 236 capim yang mana lolos dapat dicek melalui website Kementerian Sekretariat Negara serta website Komisi Pemberantasan Korupsi.
SUKMA KANTHI NURANI | DANIEL A.FAJRI
Artikel ini disadur dari Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK, Johan Budi Berencana Mundur dari DPR dan PDIP




