Uji Coba Proyek Makan Bergizi Gratis pada Solo: Cukup Mewah dikarenakan Disubsidi Dana CSR
Jakarta – Pada Kamis, 24 Juli 2024, otoritas Pusat Kota Solo, Jawa Tengah terlibat dan juga pada pelaksanaan uji coba acara makan bergizi gratis, dulunya makan siang gratis. Terdapat tiga sekolah dasar negeri yang di dalam Kecamatan Jebres yang tersebut berubah menjadi tempat pelaksanaan uji coba acara makan siang gratis lalu salah satunya adalah SDN Tugu.
“Ada tiga SD, SD Tugu, SD Sabranglor, lalu SD Jagalan,” ungkap Wali Daerah Perkotaan Solo Teguh Prakosa ketika ditemui pada Hotel The Sunan Solo, Jawa Tengah, Rabu, 24 Juli 2024.
Sebanyak 213 anak ke SDN Tugu berubah menjadi kontestan pada uji coba acara tersebut. Menurut Kepala SDN Tugu, Jebres, nunung Harmini, meskipun jumlah agregat murid SDN Tugu cuma banyaknya 213, tetapi sekolah melebihkannya berubah menjadi 240 paket makan siang ke pihak Gojek sebagai persediaan cadangan.
Menu Cukup Wah
“Kita arahan 240 makan bergizi gratis ke Gojek serta diantarkan ke sekolah. Bisa hanya jumlah agregat berlebih jumlahnya, untuk cadangan,” ujar Nunung di mana ditemui awak media pada SDN Tugu, tadi pagi.
Terdapat dua menu atau dua jenis paket makan siang bergizi yang dimaksud disediakan oleh SDN Tugu, yaitu menu paket pertama yang dimaksud berisi nasi putih, ayam goreng fillet tepung, oseng sawi, dan juga susu. Kemudian, menu paket kedua yang digunakan berisi nasi putih, chicken steak, saos mushroom, salad, juga susu.
Paket menu makan siang chicken steak dan juga susu rasanya cukup mewah dengan anggaran APBN yang dimaksud dijanjikan sebesar Rp.7.500 saja. Besaran anggaran yang dimaksud juga sudah ada diungkapkan segera oleh Wali Perkotaan Solo Teguh Prakosa beberapa waktu sesudah itu pada waktu melakukan persiapan uji coba acara makan siang gratis.
“Mestinya tambahan simpel tetapi mutu kemudian kualitasnya tak kalah. Kalau kemarin dari Rp12.000 per porsi, hitungannya pada APBN turun jadi Rp7.500 per porsi. Kalau ke Solo itu jalan,” katanya.
Namun, pada Jumat, 26 Juli 2024 pernyataan anggaran yang disebutkan sudah pernah ditepis oleh Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka yang tersebut mengambil bagian juga pada pelaksanaan uji coba acara makan siang gratis ke Solo dengan dengan Teguh Prakosa.
“Uji coba ini akan berjalan 3 bulan. Tentunya kami akan banyak terima evaluasi guru, wali kota, pendatang tua siswa, siswa sendiri, komite ahli gizi, kami siap. Untuk cost Mata Uang Rupiah 15 ribu, hampir identik dengan di dalam Sentul kemarin Simbol Rupiah 14.500. Tidak ada pada nomor Rupiah 7.500 ya. Karena untuk generasi muda, anak-anak, kita tiada boleh pelit,’ ucap dia.
Teguh Prakosa juga kembali menegaskan kemungkinan anggaran yang digunakan akan direalisasikan untuk makan bergizi gratis per anaknya adalah sebesar Rp15 ribu. “Untuk per porsi mungkin saja Simbol Rupiah 15 ribu seperti uji coba di tempat kejadian kemarin,” ungkapnya.
Selain itu, Teguh juga mengungkapkan bahwa pendanaan anggaran uji coba acara makan bergizi gratis ini bersumber dari Corporate social responsibility atau CSR perusahaan swasta yang mana tidaklah diketahui pasti perusahaan apa yang dimaksud telah lama mendanainya.
“Dari biaya CSR swasta, untuk jamnya belum tahu, nanti infonya akan dikabari lagi,” kata dia.
Dana CSR ini juga berkaitan dengan tempat pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis ini yaitu Kecamatan Jebres. Teguh menyatakan bahwa kerja sebanding CSR paling berbagai dalam lakukan pada Kecamatan Jebres. “Kenapa di dalam Jebres, yang digunakan sudah ada kerja sejenis CSR paling sejumlah di sana. Mereka yang mana dipilih yang mana telah terkurasi, makanya pilih ke sana,” katanya.
ADINDA ALYA IZDIHAR | SEPTIA RYANTHIE
Pilihan editor: Gibran Akan Uji Coba Makan Bergizi Gratis dalam Surabaya Pekan Depan
Artikel ini disadur dari Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Solo: Cukup Mewah karena Disubsidi Dana CSR





