IHSG Dibuka Melemah ke 7.598, Bank Permata Drop 7 Persen

JAKARTA – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka koreksi di area 7.598 pada pagi ini Selasa (27/8). Lima menit berjalan IHSG turun 0,32 persen di dalam 7.581. Sebanyak 214 saham menguat, 175 melemah, kemudian 550 lainnya stagnan. Skor kegiatan perdagangan awal mencapai Rp1,08 triliun, dari net-volume 1,25 miliar saham yang digunakan diperdagangkan.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Menguat, Pihak yang Berinvestasi Tunggu Pemangkasan Bunga Negeri Paman Sam
LQ45 turun 0,56 persen di area 944,85, indeks JII merosot 0,19 persen di tempat 518,32, indeks MNC36 turun 0,66 persen di dalam 362,08 juga IDX30 koreksi 0,68 persen di tempat 478,38. Sebagian besar sektor indeks berada di dalam zona merah, sedangkan yang tersebut menguat belaka energi, konsumer kemudian teknologi.
Tiga saham yang mana mengatur top gainers antara lain PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) menguat 34,41 persen di area Rp125, PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) naik 29,85 persen di dalam Rp87, dan juga PT Natura City Developments Tbk (CITY) berkembang 25,56 persen di dalam Rp113.
Baca Juga: IHSG Awal Pekan Berakhir Tembus Rekor 7.606, Transaksi Saham Sentuh Rp12,1 Billion
Sementara tiga top losersnya adalah PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) turun 9,79 persen di tempat Rp350, PT Bank Permata Tbk (BNLI) merosot 7,00 persen dalam Rp1.395, kemudian PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) turun 6,88 persen di area Rp1.285.






