Illia Yefimchyk, Binaragawan Terkenal Meninggal Global pada Usia 36 Tahun

Illia “Golem” Yefimchyk, binaragawan paling terkenal pada dunia meninggal dunia di area usia 36 tahun. Dari laporan media lokal setempat, pria yang dimaksud dijuluki Si Mutan itu sempat mengalami serangan jantung di area rumahnya pada 6 September.
Dalam momen menegangkan itu. Anna, istri dari Yefimchyk terus melakukan kompresi dada sambil menanti ambulans. Setelah tiba, ia dengan segera dibawa ke rumah sakit.
Di rumah sakit, Yefimchyk mengalami koma. Meskipun Anna sudah ada berjuang sekuat tenaga, namun takdir berkata lain. Yefimchyk meninggal dunia pada 11 September 2024.
“Saya berdoa sepanjang waktu ini, berharap Illia akan pulih. Saya menghabiskan setiap hari dalam sisinya, berharap, lalu jantungnya mulai berdetak lagi selama dua hari, tetapi dokter memberi saya berita buruk bahwa otaknya telah lama berhenti berfungsi,” kenang Anna terhadap media berita Belarusia Onliner disitir dari Daily Star, hari terakhir pekan (13/9/2024).
Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya berhadapan dengan dukungan orang-orang. “Saya berterima kasih terhadap semua orang berhadapan dengan belasungkawa mereka. Sangat mengharukan mengetahui bahwa saya tak ditinggalkan sendirian dalam dunia ini, kemudian begitu berbagai orang sudah menawarkan bantuan dan juga dukungan untuk saya.”
Profil Illia Yefimchyk
Illia Yefimchyk dikenal akibat dietnya yang mana sangat ketat, melahap tujuh kali sehari lalu menelan 16.500 kalori yang tersebut mengejutkan termasuk pesta 108 potong sushi dan juga melahap 2,5 kilogram steak.
Dijuluki binatang seberat 340 pon juga juga dikenal sebagai Si Mutan, ia mempunyai tinggi 6 kaki 1 inci dengan dada berukuran 61 inci juga bisep menonjol sepanjang 25 inci.
Prestasinya yang mengesankan termasuk bench press seberat 600 pon, deadlift seberat 700 pon, serta squat dengan berat yang digunakan sama. Meskipun ia tak berkompetisi secara profesional, ia menjadi legenda di tempat media social. Mengumpulkan lebih besar dari 300.000 pengikut Instagram yang tersebut mengaguminya dikarenakan melampaui batas kekuatan manusia.
“Transformasi saya adalah hasil dari latihan keras dan juga disiplin selama bertahun-tahun, yang mana dipadukan dengan pemahaman tentang fisiologi juga nutrisi olahraga,. Misi saya adalah menanamkan etos kerja pada orang-orang sehingga merekan dapat mengatasi lalu mengatasi ketakutan mereka sambil bertindak dengan percaya diri untuk perbaikan diri mereka itu sendiri dan juga orang-orang dalam sekitar mereka,” kata Illia Yefimchyk.




