Ketua Bawaslu Minta Aparat serta Pejabat Undur Diri apabila Mau Maju dalam pemilihan gubernur 2024
Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu, Rahmat Bagja menyebut, majunya sosok petahana termasuk penjabat kepala daerah, aparatur sipil negara, hingga TNI lalu Polri di dalam Pilkada 2024 menjadi isu krusial di pelaksanaannya. Ia mewanti-wanti untuk para pejabat juga aparat yang mana ingin berkontestasi di pemilihan gubernur agar segera mengundurkan diri.
Bagja memohonkan agar pengajuan pengunduran diri itu dikerjakan sebelum penetapan pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Adapun penetapan pasangan calon kepala wilayah akan dilaksanakan pada 22 September 2024.
“Kami ingatkan agar tidaklah terjadi permasalahan pada pada waktu pencalonan,” kata Bagja di informasi tertulis, Kamis, 1 Agustus 2024.
Untuk penjabat kepala area diwajibkan melakukan permohonan pengunduran diri maksimal 17 Juli 2024 melalui Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri. Sementara untuk aparatur sipil negara atau ASN, aparat dari TNI kemudian Polri yang dimaksud ingin maju ke pemilihan kepala daerah harus mengundurkan diri sebelum 22 September 2024.
Dia juga menyoroti ihwal majunya para elite birokrat derah kemudian petahana yang digunakan memiliki jabatan strategis. Menurut dia, ada peluang terjadinya pelanggaran netralitas ASN.
Sebab, ia mengkaji mobilisasi ASN itu dapat bermetamorfosis menjadi sarana efektif untuk meraup suara. Ia mengungkapkan, para petahana ataupun elite birokrat tempat juga mungkin melakukan politisasi ke acara kerjanya.
“Masih ditemukan prospek politisasi inisiatif kerja, satu di antaranya di dalamnya politisasi bantuan sosial,” ujar Bagja.
Mendagri Tito Karnavian menyatakan, bahwa jajarannya sudah pernah menerima permohonan pengunduran diri dari 40 penjabat kepala tempat yang tersebut ingin forward di dalam pemilihan kepala daerah 2024. Jumlah penjabat kepala tempat itu terdiri dari wali kota, bupati, kemudian gubernur.
Adapun Kemendagri telah dilakukan menangguhkan permohonan pengunduran diri bagi kepala wilayah yang tersebut ingin mencalonkan ke pemilihan gubernur 2024. Saat ini Kemendagri sedang menyiapkan alternatif 40 penjabat kepala area yang digunakan mundur.
Artikel ini disadur dari Ketua Bawaslu Minta Aparat dan Pejabat Undur Diri jika Mau Maju di Pilkada 2024






