OJK : Mulai Oktober Dana Pensiun Tidak Bisa Dicairkan Sebelum 10 Tahun

JAKARTA – Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, serta Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan mulai bulan Oktober mendatang dana pensiun tidaklah dapat dicairkan sebelum usia kepesertaan menginjak 10 tahun.
Ogi menjelaskan, selama ini 80% nilai Manfaat Pensiun Peserta, setelahnya memperhitungkan PPh 21 lebih lanjut dari Rp.500.000.000, maka Audien wajib memilih perusahaan asurasi jiwa untuk membeli Sistem Anuitas.
Anuitas sendiri adalah barang asuransi jiwa yang tersebut memberikan pembayaran secara bulanan terhadap Partisipan yang tersebut sudah mencapai usia pensiun, Janda/Duda, Anak untuk jangka waktu tertentu atau secara berkala.
“Dimana untuk PPIP yang digunakan pensiun, harus mengalihkan 80% dari delay manfaatnya itu ke kegiatan anuitas, kecuali pendapatan dibawah pertumbuahan dapat diambil secara tunai, lalu kita memintah mulai Oktober tdak boleh melakukan surender atau pencairan anuitas sebelum 10 tahun,” ujar Ogi pada acara HUT ADPI ke- 39 pada Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Lebih jauh, Ogi menjelaskan pencairan anuitas yang disebutkan yang mana sebetulnya memproduksi Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) tiada pernah mengalami kenaikan. Sebab 80% dana yang dimaksud hatus dibelanjakan komoditas anuitas.
“Ini yang dimaksud menyebabkan statistik dana pensiun dari DPPK itu tidak ada pernah naik, lantaran begitu (dana) masuk, mengundurkan diri dari dari PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti) masuk anuitas, dan juga dicairkan hanya saja kurang dari sebulan, meskipun kena penalty cukup besar,” sambungnya.
Menurutnya, hal ini yang kurang selaras dengan tujuan kemudian kegunaan kegiatan pensiun. Karena kerap tambahan dahulu dicairkan melalui barang anuitas yang dimaksud dapat dicairkan secara bertahap.
“Itu menyalahi inisiatif dana pensiun, dana pensiun itu setelahnya ia pensiun, mendapatkan manfaat, tapi kalau diambil bukanlah inisiatif pensiun namanya, itu tabungan biasa saja, ini harus diberikan penjelasan yang digunakan baik untuk para peserta,” pungkas Ogi.




