Perbandingan Market Value Skuad Timnas Indonesia vs Australia: King Indo Kalah Mewah

JAKARTA – Timnas Indonesia vs Australia terhampar di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9/2024) waktu malam WIB. Hal ini merupakan laga kedua Grup C Babak Ketiga kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia.
Sebelum penggemar dibuat senam jantung waktu malam nanti, tak ada salahnya untuk meninjau market value atau nilai pangsa masing-masing tim. Mengutip Transfermarkt, Timnas Indonesia memiliki market value sebesar Rp285 miliar.
Pemain dengan nilai lingkungan ekonomi tertinggi adalah Thom Haye yakni Rp51 miliar. Sedangkan pemain dengan tarif pangsa terendah Rafael Struick dengan Rp1,28 miliar.
Dari 26 pemain yang ketika ini menghuni Timnas Indonesia, terdapat 14 pemain keturunan dengan persentase 53,8 persen. Kehadiran pemain naturalisasi ini memengaruhi kedudukan Skuad Garuda di area peringkat FIFA.
Dengan rata-rata usia 23 tahun, Timnas Indonesia menduduki peringkat 131 dunia. Bagaimana dengan skuad Australia?
Australia hanya sekali menyebabkan 25 pemain selama mengikuti laga Babak Ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia. Dengan rata-rata usia 26 tahun.
Sementara pemain yang digunakan merumput di tempat luar negeri sebanyak 23 pemain (92 persen). Sehingga tak aneh apabila dari segi peringkat, Australia sangat lebih lanjut unggul ketimbang Timnas Indonesia.
Saat ini Australia menduduki peringkat 25 ranking FIFA. Berbicara nilai pasar, regu berjuluk Socceroos terlihat mewah ketimbang Timnas Indonesia.
Australia diketahui miliki nilai lingkungan ekonomi Rp738 miliar. Alessandro Circati menjadi pemain termahal yang tersebut menghuni skuad Socceroos dengan nilai Rp145 miliar.






