Pimpinan KPU Temui Jokowi di area Istana, Bahas Pelantikan Presiden Terpilih hingga pemilihan gubernur 2024

JAKARTA – Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dalam Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/9/2024) sore. Ketua KPU, Mochammad Afifuddin menyampaikan pihaknya menyampaikan perkembangan tahapan pemilihan 2024, di dalam mana tinggal tahapan pelantikan.
“Sebagaimana kita tahu, pemilihan 2024 sudah ada hampir selesai, calon-calon terpilihnya telah ditetapkan, lalu pada tanggal 1 Oktober nanti akan ada pelantikan untuk calon DPR terpilih kemudian juga calon DPD terpilih,” ujar Afifuddin di tempat Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9/2024).
“Untuk selanjutnya, pada tanggal 20 Oktober nanti akan ada pelantikan presiden juga perwakilan presiden terpilih,” sambungnya.
Afifuddin juga menyampaikan bahwa sebelum pelantikan calon DPR terpilih akan diberikan pembekalan yang tersebut melibatkan KPU juga Lemhannas.
KPU, kata Afifuddin, juga menyampaikan terkait persiapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024. Saat ini, katanya, ada beberapa tahapan yang digunakan telah berjalan, termasuk perkembangan dari persiapan-persiapan tahapan terdekat.
“Termasuk menyampaikan update laporan atau perkembangan pencalonan yang ada pada daerah-daerah untuk kemudian nanti akan kita siapkan semua persiapan pelaksanaan pemilihan gubernur Serentak 2024,” jelasnya.
Presiden Jokowi, lanjut Afifuddin, secara khusus menyampaikan bahwa menyokong sepenuhnya konsistensi KPU untuk melaksanakan tahapan pilkada sesuai dengan aturan perundang-undangan.
“Kemudian yang digunakan kedua, memohon KPU melakukan lembaga pendidikan kebijakan pemerintah secara lebih besar masif lagi. Ketiga, mengajukan permohonan KPU untuk melakukan konfirmasi hak warga terpenuhi di pilkada nanti,” papar Afifuddin.
“Artinya pendaftaran pemilih, kemudian sosialisasi itu juga bisa jadi dimaksimalkan dan juga yang digunakan paling penting menghindari terjadinya konflik, konflik sosial ataupun dampak-dampak lain yang mana ditimbulkan oleh pemilihan kepala daerah 2024 ini,” tutupnya.






