Bisnis

Ramah Gempa, SIG Pamer Inovasi Bata kemudian Semen Hijau di area IKN

JAKARTA – PT Semen Indonesia Tbk (SIG) memamerkan perubahan hunian ramah lingkungan di area Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya menggalang pengerjaan berkelanjutan.

Inisiatif SIG ini sejalan dengan kebijakan pemerintah mempercepat implementasi proses pembuatan hijau melalui penyelenggaraan material bangunan ramah lingkungan di area proyek IKN. Sebagai bagian dari peluang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, SIG memperkenalkan hunian tapak ramah lingkungan untuk Komunitas Berpenghasilan Rendah (MBR) tipe 36 di area IKN.

Hunian ini dibangun menggunakan solusi bata interlock, yang mana merupakan item hasil riset terapan dari semen hijau yang tersebut ramah lingkungan. Bata interlock memiliki keunggulan pada efisiensi material lalu kemudahan aplikasi, dan juga mampu mempercepat durasi proses pembuatan dibandingkan dengan material konvensional.

Selain itu, bata ini dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan uji siklik pada Balai Besar Sarana serta Bangunan Gedung, Dirjen Bina Teknik Permukiman lalu Perumahan.

Selain hunian, SIG juga memanfaatkan solusi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti beton untuk perbaikan jalan di semalam, beton dekoratif, juga paving block berpori sebagai solusi untuk kawasan tergenang. Kehadiran material bangunan ramah lingkungan ini diharapkan dapat mengupayakan percepatan penyelenggaraan rumah layak bagi masyarakat.

Direktur Utama SIG, Donny Arsal, menjelaskan bahwa semen hijau adalah pembaharuan produk-produk yang digunakan diproduksi dengan material dan juga proses yang dimaksud ramah lingkungan, memunculkan hasil dengan emisi yang tersebut lebih lanjut rendah.

“SIG berazam untuk mempertahankan kepemimpinannya pada bidang ini serta melakukan konfirmasi tercapainya target perkembangan berkelanjutan di dalam Indonesia melalui pembaharuan produk-produk yang digunakan rendah karbon,” ujar dia, pada Jakarta, Akhir Pekan (18/8/2024).

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyambut positif perubahan semen hijau dari SIG. Ia menyatakan bahwa BUMN berikrar menjaga kelestarian lingkungan juga mengempiskan dampak inovasi iklim, dengan SIG berhasil menekan emisi hingga 38% dibandingkan semen konvensional. Sejak Desember 2022, SIG sudah berkontribusi di konstruksi di tempat IKN dengan memasok 695.000 ton semen untuk berbagai proyek penting, seperti Istana Negara,

Baca Juga: Hadiri Upacara HUT ke-79 RI di area IKN, Mendagri Kenakan Baju Adat Palembang

Kantor Presiden, lalu Lapangan Upacara di tempat Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), juga proyek jalan tol kemudian bandara IKN. Layanan SIG juga digunakan pada perkembangan Bendungan Sepaku yang dimaksud menjadi sarana penunjang keinginan air baku pada IKN.

Untuk membantu pengerjaan berkelanjutan dalam IKN, SIG merancang biosfer industri berbasis sinergi melalui kerja serupa dengan PT Bina Karya (Persero) lalu bergabung pada aliansi BUMN Karya melalui PT Karya Logistik Nusantara (KLN).

Langkah strategis ini membuka prospek bagi SIG untuk memasok semen hijau lalu solusi berkelanjutan dalam IKN, sekaligus memperluas kegunaan dari pengerjaan ramah lingkungan bagi masyarakat.

Related Articles

Back to top button