Olahraga

Inilah 5 Petinju Penjaga Marwah Tinju Kelas Menengah Modern

Inilah 5 petinju penjaga keberhasilan tinju kelas menengah modern pasca berakhirnya era Marvin Hagler, Jake LaMotta dan juga Harry Greb. Para petinju legendaris menjadikan tinju kelas 72,5 kilogram sebagai basis utama pada karier mereka. Petinju legendaris lainnya seperti “Sugar” Ray Robinson juga Sam Langford pernah menjadi bintang di area sana.

Dalam episode terbaru dari “Top Stories” di area ProBox TV, analis tinju Chris Algieri, Teddy Atlas dan juga Paulie Malignaggi mengalihkan fokus dia ke lanskap kelas menengah modern – khususnya, sebuah peringkat lima besar pada waktu ini, yang digunakan disusun oleh BoxingScene. Hampir satu-satunya konsensus yang dimaksud dicapai adalah bahwa peringkat kelas menengah pada waktu ini dapat menggunakan Greb lalu Hagler – atau kemungkinan besar Tony Zale dan juga Billy Conn. “Kelas ini tidak ada terlalu dalam,” kata Algieri.

Namun Malignaggi, yang dimaksud mengumumkan Alimkhanukly “sangat mudah dikalahkan”, masih menempatkannya dalam peringkat teratas di daftar lima besar petinju kelas menengah. Dan Algieri, walau menyatakan keberatannya sendiri, sangat berlebihan pada pujiannya. Bagaimanapun, para analis ProBox TV semuanya setuju bahwa Alimkhanukly telah lama mencapai titik balik di kariernya.

“Saya menonton beberapa laganya di tempat The Bubble untuk Top Rank ketika ia masih baru, dan juga saya terpukau – ia nampak luar biasa,” kata Algieri. “Dan akhir-akhir ini, ia terlihat datar. Lalu, pada laga terakhirnya, ia tiada menambah berat badan kemudian jatuh sakit. Jadi, ada sesuatu yang mana berubah. Ada sesuatu yang digunakan berubah.”

“Dia sangat besar!” Atlas berkata. “Maksud saya, pertama kali saya melihatnya, ada beberapa hal yang menonjol: seberapa besar dirinya, seberapa kuat dirinya, dan juga panjangnya, serta ia mengetahui bagaimana cara menggunakan panjangnya itu.”

Terlepas dari apakah Alimkhanukly sudah melampaui divisi menengah atau menunjukkan keretakan pada pondasi disiplin yang digunakan tadinya tak tergoyahkan, ia kemungkinan besar tak akan lama lagi meraih tempat nomor satu – atau sikap lainnya – di divisi 72,5 kilogram.

Related Articles

Back to top button
gates of olympus dan efek visual yang mendukung tema dewa yunani mbggates of olympus mengenal elemen mitologi dalam konsep permainannya mbgadmin mimin bongkar strategi juara mahjong ways di bosggcara slot online terukur berbasis kontrol lebih konsistenmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgthai river wonders mengenal pasar terapung tr3admin mimin menganalisis fitur mahjong ways 2 untuk memahami alur permainanartikel adaptif mbg membahas freespin liar lucky neko dan petirgates of olympus dan pergeseran tren pemain game di platform digital mbggates of olympus hadirkan bonus storm 192 mode dengan multiplier tinggipenelitian matematis adaptif fokus kajian mengupas fenomena transformasi dinamislucky neko dan detail grafis yang mendukung tema jepang mbgeksplorasi mbg mengamati gates of olympus secara komprehensifartikel argumentatif mbg membahas freespin the dog house bercahayaarsitektur teknologi memberikan ruang fleksibel baru bagi mahjong ways 2gates of olympus hadirkan bonus petir zeus spesial dengan multiplier menarikanalisis rupiahgg mengenai perkembangan teknologi finansial terbarubongkar kebiasaan gacor starlight princess melalui riset mbgspaceman panduan fitur multiplayer dan chat realtime sp5langkah nyata penghijauan kota dalam fokus rupiahggadmin mimin buka rahasia menang mahjong ways tiap hari di bosggcandy blitz menganalisis anak krakatau melalui data pengamatan yang terukuranalisis kreatif mbg mengupas petir dan freespin wild bounty showdownpengamatan komunitas seputar fitur petir dan gates of olympus mbg