Atasi KLB Polio, Kepala Kabupaten Kolaka Timur Gencarkan PIN demi Hadirnya Generasi Emas yang dimaksud Dicanangkan eksekutif

JAKARTA – Menyongsong peringatan keras HUT kemerdekaan ke-79 RI, Kepala Daerah Kolaka Timur Abdul Azis menggencarkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) sebagai penanggulangan berhadapan dengan kejadian luar biasa (KLB) polio di dalam beberapa orang wilayah pada Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra). Selain bertujuan meningkatkan kesadaran penduduk akan pentingnya imunisasi polio, kegiatan ini juga menghadirkan kuis memori, khusus untuk anak-anak PAUD kemudian SD.
Bupati Abdul Azis menekankan pentingnya imunisasi serta edukasi bagi anak-anak. Dia berharap seluruh anak dalam Indonesia dapat bebas dari polio.
Untuk mengupayakan hal itu, Kepala Kabupaten sudah pernah menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait penanggulangan penyakit polio yang digunakan pada waktu ini menyasar seluruh wilayah Indonesia dan juga melibatkan petugas kebugaran dari berbagai puskesmas. Mereka akan melakukan imunisasi secara door-to-door untuk menjamin semua anak, khususnya yang mana berusia di tempat bawah lima tahun, mendapatkan vaksin polio. Selain itu, sosialisasi mengenai pentingnya imunisasi juga dijalankan untuk masyarakat.
“Imunisasi adalah hak setiap anak lalu kewajiban kita semua untuk meyakinkan mereka itu mendapatkan pemeliharaan terbaik. Melalui kegiatan PIN Polio ini, kita berharap dapat mencapai cakupan imunisasi yang maksimal sehingga Kolaka Timur bebas dari polio. Bagaimana kita sanggup melahirkan generasi emas seperti yang dimaksud dicanangkan Presiden Jokowi, kalau negara kita tidaklah bebas dari folio,” ujar Abdul Azis melalui keterangan tertulis.
Di sela-sela PIN Polio tersebut, Abdul Azis juga menyelenggarakan kegiatan menarik dalam bentuk kuis memori untuk menguji pengetahuan anak-anak PAUD kemudian SD. Salah satu pertanyaan yang digunakan diberikan tentang siapa nama presiden Indonesia ketika ini, nama bupati, dan juga pertanyaan lainnya.
“Kami ingin anak-anak bukan hanya sekali sehat secara fisik tetapi juga miliki pengetahuan dasar tentang negara mereka. Kuis memori ini adalah salah satu cara yang mana menyenangkan untuk belajar,” ujarnya.
Abdul Azis juga menekankan pentingnya kerja mirip berbagai elemen seperti dengan Dinas Kesehatan, camat, kepala desa, juga tokoh rakyat agar pelaksanaan PIN Polio dapat berjalan lancar juga mencapai tujuan yang tersebut diharapkan. Dia mengundang seluruh warga untuk menyokong kegiatan ini dengan mengakibatkan anak-anak mereka ke pos imunisasi terdekat.
“Mari kita sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio ini demi masa depan anak-anak kita yang dimaksud tambahan sehat, bebas dari polio, demi generasi emas seperti yang tersebut diinginkan Bapak Jokowi, presiden kita,” pungkas Abdul Azis.





