Bisnis

Airlangga Sebut Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Termasuk Susu, Gibran Uji Coba di Surabaya dengan Menu Lengkap

Jakarta – Rencana makan bergizi gratis  Presiden Terpilih Prabowo sudah ada mendapat jatah anggaran Rp71 triliun pada APBN 2025 yang dibuat oleh pemerintahan Presiden Jokowi.

Namun belum diputuskan apakah anggaran per porsi makan untuk anak-anak sekolah itu Rp15 ribu seperti rencana semula atau dikurangi agar total sasaran lebih besar banyak.

Menteri Koordinator Sektor Pembangunan Individu serta Kebudayaan Muhadjir Effendy, sebelumnya mengusulkan agar anggaran Makan Bergizi Gratis Rp7.500 per porsi, lantaran dinilai cukup, bahkan sangat besar di dalam wilayah tertentu.

Dengan tarif per porsi Rp15 ribu lalu asumsi makan bergizi pada per tahun diberikan banyaknya 264 hari sesuai jumlah agregat hari sekolah pada setahun dikurangi libur, maka jumlah total siswa yang mana terjangkau acara semata-mata 17,9 jt anak.

Sedangkan dengan nilai tukar per porsi Rp9 ribu, maka acara bisa saja dinikmati 29,8 jt murid, dan juga mampu menjangkau hampir 36 jt siswa jikalau per porsinya dihargai Rp7.500.

Gibran Uji Coba ke Surabaya

Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka melakukan uji coba makan bergizi gratis ke SDN Klampis Ngasem 3 Surabaya. Anggaran uji coba ini Rp15 ribu per porsi, Kamis, 1 Agustus 2024.

Gibran juga menegaskan bahwa anggaran uji coba makan bergizi gratis ini akan bervariasi tergantung area masing-masing. “Tiap kota pasti bervariasi, kemarin ada yang Rp14.900, ini Simbol Rupiah 15 ribu,” ujarnya

Makan bergizi gratis itu berisi nasi, ayam saus manis, sayuran, buah melon, dan juga susu kemasan. Makanan itu dibagikan dengan segera oleh Gibran dalam tiga ruang kelas siswa. “Jadi komposisinya (menu) ideal memang sebenarnya seperti itu,” kata Gibran.

Gibran juga menyatakan bahwa pemilihan menu itu telah disesuaikan dengan keinginan gizi anak. Pemilihah menu juga untuk menjaga dari gizi buruk atau stunting.

Gibran tiba di dalam sekolah yang disebutkan pada pukul 08.45 WIB. Dia didampingi oleh Khofifah Indar Parawansa, Emil Dardak, Arumi Bachsin, juga Wali Perkotaan Surabaya Eri Cahyadi.

“Hari ini kami melibatkan berbagai UMKM (usaha mikro kecil dan juga menengah) lalu sekali lagi kemarin kami mengevaluasi yang mana sudah ada berjalan di dalam Sentul, ke Surakarta, dan juga di Surabaya ini salah satu yang mana terbaik, dikarenakan SOP-nya sudah ada berjalan,” kata Gibran.

Mantan Wali Daerah Perkotaan Solo itu menyatakan setelahnya uji coba makan siang gratis di Sentul serta Surakarta pihaknya mendapatkan sejumlah sekali masukan dari pengamat, khalayak tua hingga warganet terkait hambatan sampah dari kemasan makanan.

“Hari ini dalam Surabaya kebetulan pak wali kota sudah ada menemukan solusinya. Jadi ke depan apa yang telah dijalankan di Surabaya kemungkinan besar akan diterapkan pada kota lain juga,” kata Gibran.

Dia mengemukakan pasca uji coba makan siang gratis dalam Sentul, Surakarta dan juga Surabaya, pada minggu depan pihaknya akan melakukan hal mirip di dalam Daerah Perkotaan Tangerang, Banten. Selanjutnya uji coba pemberian makanan gratis akan dikerjakan ke luar Pulau Jawa.

“Kami akan evaluasi terus sampai bulan Oktober. Nanti silakan dinas kesehatan, sekolah, pemukim tua, murid dari UMKM kami mohon masukannya, yang dimaksud jelas kami pingin menyediakan baik, gizi yang tersebut baik untuk anak-anak kita. Food security akan kami jaga bener agar bukan ada hal-hal yang tak diinginkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Gibran sudah melakukan uji coba makan bergizi gratis dalam Ibukota Indonesia lalu Perkotaan Solo. Ia juga mengunjungi sekolah juga membagikan menu siang terhadap siswa.

ANTARA | HANAA SEPTIANA

Pilihan Editor  Jokowi Jadi Bapak Konstruksi Indonesia, Apa Bedanya dengan Soeharto Bapak Pembangunan?

Artikel ini disadur dari Airlangga Sebut Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Termasuk Susu, Gibran Uji Coba di Surabaya dengan Menu Lengkap

Related Articles

Back to top button