David Benavidez Dihajar Seperti Superman Terjebak Kryptonite pada Kelas 79,3 Kg

Saul Canelo Alvarez mem-bully David Benavidez loyo melawan petinju pensiunan mantan juara kelas berat ringan WBC, Oleksandr Gvozdyk, di debut di area kelas 79,3 kg. Saul Canelo Benavidez mengejek David Benavidez kehilangan naluri pembunuhnya seperti ketika bertarung di dalam kelas menengah super 76,2 kg.
Canelo mengatakan David Benavidez seperti Superman yang mana terjebak dalam sebuah ruangan yang dimaksud penuh dengan batu kryptonite yang menguras tenaganya hingga menjadi kehilangan kekuatannya. Benavidez sekarang ini menjadi pribadi yang digunakan lemah.
Canelo menunjukkan bahwa Benavidez bukanlah petarung yang dimaksud identik pada berat badan 79,3 kg, yang tersebut berkompetisi melawan petinju seukurannya. Ia merasa Benavidez tiada akan berarti apa-apa, serta itu adalah pendapat yang juga diamini oleh sejumlah penggemar yang tersebut menyaksikan pertarungannya melawan Gvozdyk.
Monster Meksiko — julukan David Benavidez — menunjukkan bahwa ia tidaklah berada dalam level para pembunuh dalam kelas 79,3 kg seperti Artur Beterbiev lalu Dmitry Bivol. ”Saya kira itu adalah divisi yang digunakan cocok untuknya. 79,3 kg. Dan anda dapat mengamati bahwa ia sangat berbeda. Ia tidak ada dapat melakukan apa-apa dengan petarung yang digunakan pensiun pada tahun 2019. Ini adalah berbeda ketika Anda berada di tempat kelas berat badan Anda juga bertarung dengan orang-orang yang dimaksud miliki berat badan yang identik dengan Anda,” kata Saul Canelo Alvarez untuk kanal YouTube Pound 4 Pound, berbicara tentang penurunan kemampuan David Benavidez ketika ia naik kelas dari 76,2 kg ke 79,3 kg untuk menghadapi mantan juara kelas berat ringan WBC, Oleksandr Gvozdyk, pada 15 Juni lalu.
Terungkap Banyak penantang dalam kelas 79,3 kg kemungkinan akan berpesta dengan Benavidez, mengambil keuntungan dari kurangnya kekuatan dan juga kebiasaan buruknya untuk berdiri tepat di tempat depan lawannya, melontarkan pukulan tanpa henti. Pada kelas 76,2 kg, Benavidez dapat lolos dari gaya bertarung seperti ini oleh sebab itu ia sangat besar untuk divisi ini, namun pada divisi 79,3 kg, ia tidaklah dapat melakukan itu tanpa terkena serangan dari petarung yang digunakan lebih lanjut kuat lalu memiliki ukuran tubuh yang tersebut sama.
Penampilan Benavidez, yang digunakan sangat dominan pada divisi 76,2 kg, menunjukkan bahwa kekuatannya tiada sebanding pada divisi 79,3 kg. Selain itu, tanpa keunggulan ukurannya, Benavidez adalah petarung biasa yang tersebut melontarkan banyak pukulan namun terus-menerus terkena pukulan dari petarung yang lebih besar kuat. Yang lebih lanjut mengkhawatirkan adalah kurangnya stamina Benavidez dalam berat badan 79,3 kg.
Dia kelelahan setelahnya enam ronde, kemudian Gvozdyk menghajarnya seperti drum di tempat paruh terakhir pertarungan. Dia terlihat kehilangan seluruh paruh kedua pertarungan, yang dimaksud seharusnya dapat menciptakan laga berakhir imbang, namun bukan di persoalan hukum ini. Benavidez (29-0, 24 KO) bekerja keras untuk meraih kemenangan mutlak selama dua belas ronde pada sebuah pertarungan yang dimaksud terpencil lebih besar dekat dari hasil penilaian ketiga juri jika Nevada. Pada kenyataannya, laga ini hampir berakhir imbang, namun para juri memberi Benavidez kemenangan bilangan mutlak.





