Reaksi Bos Gresini Ducati Lihat Marc Marquez Dicemooh usai Juara MotoGP San Marino 2024

Nadia Padovani memberikan reaksi usai mengetahui Marc Marquez dicemooh usai menjuarai MotoGP San Marino 2024. Bos Gresini Ducati mengaku cukup terluka dengan sikap yang didapat pembalapnya itu.
Marquez pergi dari sebagai juara pada MotoGP San Marino 2024. Di mana, seri balapan ini merupakan balapan kandang bagi para rider kawakan Italia seperti Francesco Bagnaia, Enea Bastianini, sampai Marco Bezzecchi.
Sialnya, Marquez mendapatkan sambutan yang dimaksud tiada indah dari para penggemar Italia ketika merayakan kemenangannya. The Baby Alien dicemooh dengan nada ejekan oleh para penggemar yang mayoritas dari mereka adalah Valentino Rossi. Seperti kita tahu, Marquez merupakan rival dari Rossi.
Padovani pun kecewa dengan sikap yang diadakan para penggemar Italia terhadap Marquez. Sebab bagaimanapun juga, The Baby Alien adalah bagian dari pasukan Gresini yang tersebut merupakan regu selama Italia.
“Cemoohan dari beberapa penggemar adalah sikap yang digunakan juga melukai kami, yang digunakan merupakan pasukan dari sini. Kami telah terjadi melalui banyak hal dengan meninggalnya (Dajiro) Kato, (Marco) Simoncelli, dan juga Fausto (Gresini), juga kami tidaklah pantas mendapat perlakuan seperti ini,” kata Padovani, dilansir dari Motosan, Selasa (17/9/2024).
Tak heran jikalau para penggemar itu tidak ada terima Marquez juara di dalam MotoGP San Marino 2024. Sebab, yang dia inginkan adalah rider dari Italia yang tersebut memenangi balapan tersebut. Namun pada momen itu, Bagnaia yang mana merupakan rider tuan rumah juga dengan segera memberikan gestur untuk para fans untuk menghentikan cemoohan tersebut.
Sementara, Marquez mulai menunjukkan taringnya dengan Gresini Ducati. Bagaimana tidak? atlet sepeda jika Spanyol ini berhasil memenangi dua seri balapan terakhir, yakni MotoGP Aragon juga MotoGP San Marino.
Dua kemenangan beruntun itu turut menciptakan Marquez perlahan mulai memangkas jarak ketertinggalannya dalam klasemen sementara MotoGP 2024. Dia berada di tempat kedudukan tiga dengan 259 poin, sementara Bagnaia 305 poin pada urutan dua, serta Jorge Martin memuncaki klasemen dengan 312 poin.






