Selamat Datang Paus Fransiskus: Bumi Rumah Bersama

Al Makin
Guru Besar UIN Sunan Kalijaga
ENSIKLIK Paus Fransiskus, yang digunakan sedang mengunjungi Indonesia, yang digunakan paling terkenal adalah Laodato Si. Ensiklik adalah surat amanah gereja Katolik dari Paus di tempat Vatikan. Ada sejumlah amanah atau ensiklik tentu cuma yang tersebut dikeluarkan sebagai ajakan oleh Paus Fransiskus. Yang paling terkenal lalu berbagai dibicarakan di area berbagai forum umat Katolik kemudian pada luar gereja Katolik adalah kata Laodato Si.
Laodato Si, makna literalnya adalah terpujilah engkau. Namun makna yang berprogres lalu dapat menjadi tafsir sangat beragam. Dua diantaranya adalah pertobatan ekologis dan juga pemihakan pada yang lemah.
Makna pertama adalah seruan ekologis, kesadaran lingkungan lalu alam sekitar, yaitu kesadaran bahwa bumi merupakan rumah bersama, tidaklah hanya sekali untuk manusia. Orang cuma telah banyak jumlahnya dalam bumi ini terbagi di dalam berbagai negara kemudian bangsa. Namun, seruan Ladoato Si tak hanya sekali untuk manusia, namun untuk bumi agar manusia memperhatikannya.
Hewan, tumbuhan, udara, air, tanah, dan juga semua hidup merupakan unsur yang digunakan membentuk bumi. Bumi merupakan planet satu-satunya yang tersebut dihuni manusia seperti kita. Tetapi manusia tiada sendiri. Orang hidup dengan makhluk lain.
Bumi adalah rumah bagi semua kehidupan. Paus Fransiskus dengan ensiklik terkenalnya menyeru bahwa bumi adalah milik bersama, mari kita merenung tentang hidup di tempat bumi bersama-sama.
Makna Laodato Si menghadirkan pada ajakan untuk bertobat bersama. Pertobatan ekologis, yaitu pertobatan kritis tentang renungan alam semesta.
Pertobatan yang sunguh-sungguh dijalankan untuk tidak ada cuma menyesali perbuatan manusia pada kecacatan alam akibat ulah manusia sendiri, tetapi juga tidaklah mengulangi lagi menghadapi kesalahan-kesalahan manusia pada bumi ini. Mari perbaiki amal manusia yang tersebut berkait dengan rumah bersama, bumi satu-satunya.
Manusia berasal dari bumi. Orang hidup dari bumi. Dan manusia akan kembali ke bumi, ketika sudah ada tidak ada bernyawa. Individu baik hidup atau berakhir akan menyumbang tubuhnya untuk hidup lain.
Bumi adalah tempat kembali, ketika hidup, serta ketika jasad sudah ada tidak ada bernyawa. Ajakan pertobatan ini untuk mengingat relasi manusia pada bumi.





