Grand Final Proliga 2024 Digelar pada Indonesi Arena, Penonton Berseragam Semarakkan Acara Puncak Kompetisi Voli
Jakarta – Babak Grand Final Proliga 2024 dijalankan pada Tanah Air Arena, Senayan, Ibukota Pusat, Sabtu, 20 Juli. Para pecinta voli menyambut antusias turnamen kompetisi voli kasta tertinggi di dalam Tanah Air tersebut.
Berdasarkan pantauan Tempo, para penonton memadati area pertandingan sejak pukul 15.00 WIB. Mereka yang tersebut datang dari bermacam kalangan, baik pemukim tua, remaja, hingga anak-anak.
Tampak sekelompok penonton terlihat mengenakan kostum atau kaus dari empat regu yang dimaksud akan berlaga hari ini, yakni Ibukota Indonesia Popsivo Polwan kemudian Ibukota Indonesia Pertamina Enduro yang digunakan berkompetisi merebut sikap ketiga, juga Ibukota BIN lalu Ibukota Indonesia Electric PLN yang dimaksud bersaing meraih gelar kejuaraan juara. Sebelum masuk ke pada stadion, dia terlihat mengantri untuk mengambil kaus serta tiket dari setiap regu yang tersebut ada.
Di area halaman Nusantara Arena, terdapat pula beberapa stand makanan lalu minuman, juga layar besar yang digunakan menyiarkan pertandingan di dalam dalam. Penonton yang tersebut tiada miliki tiket pun nonton bareng pertandingannya melalui layar tersebut.
Kelompok penonton yang digunakan mengenakan kaus Ibukota Indonesia BIN dalam Grand Final Proliga 2024 pada Indonesi Arena, Senayan, DKI Jakarta Pusat, Sabtu, 20 Juli 2024. TEMPO/Randy
Suasana riuh di dalam luar berbanding terbalik dengan kondisi pada pada arena. Berdasarkan pantauan Tempo pada awal pertandingan perebutan peringkat ketiga antara DKI Jakarta Popsivo Polwan vs DKI Jakarta Pertamina Enduro masih berbagai kursi kosong, khususnya pada bagian atas. Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo menjelaskan kosongnya beberapa jumlah kursi tribun dikarenakan ada beberapa orang penonton yang tersebut baru datang ketika pertandingan puncak Ibukota Indonesia BIN vs Ibukota Indonesia Electric PLN.
“Untuk hari ini serta besok itu telah sold out. Walaupun dalam bagian menghadapi terlihat sudah ada kosong, itu oleh sebab itu telah dibeli tiketnya, dikarenakan kan penonton yang dimaksud menyaksikan laga perebutan tiga kemudian empat mampu lanjut ke laga satu kemudian dua. Kadang-kadang yang mana ingin nonton perebutan peringkat satu kemudian dua itu enggak nonton perebutan peringkat tiga kemudian empat,” ujar ia ketika ditemui pada halaman depan Negara Indonesia Arena, Senayan, Ibukota Indonesia Pusat, Sabtu, 20 Juli.
Imam mengaku senang oleh sebab itu Grand Final Proliga 2024 yang baru pertama kali dilakukan di dalam Ibukota Indonesia sejak 2016 ini diramaikan para penonton. Ia menyatakan ke depan pihaknya berencana untuk terus mengadakan laga grand final ke Jakarta. “Saya senang sekali, ternyata penggemar voli ini luar biasa.”
“Kita tahu bahwa di di tempat ini (Indonesia Arena) kapasitasnya sampai 16 ribu, jadi insya Allah ke depan setiap grand final itu akan kita laksanakan dalam Tanah Air Arena,” kata Imam menambahkan.
Artikel ini disadur dari Grand Final Proliga 2024 Digelar di Indonesia Arena, Penonton Berseragam Semarakkan Acara Puncak Kompetisi Voli




