Golkar Beri Surat Instruksi untuk Jusuf Hamka Jadi Calon Pengurus DKI Jakarta
Jakarta – Partai Golkar memberi surat instruksi terhadap kadernya, yaitu pengusaha perusahaan Jusuf Hamka alias Babah Alun, untuk forward sebagai akan datang calon gubernur ke Pemilihan Kepala Daerah DKI DKI Jakarta 2024. Selain calon gubernur, Partai Golkar juga menugaskan Jusuf Hamka untuk berubah menjadi akan calon duta gubernur.
“Kami sudah memberikan surat instruksi untuk Babah Alun atau Pak Jusuf Hamka. Orang katakan, bapak jalan tol ya. Tugas yang tersebut diberikan terhadap beliau adalah sebagai akan segera calon gubernur, kemudian akan calon perwakilan gubernur,” kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus ke Kantor DPP Golkar, Ibukota Barat, pada Kamis, 18 Juli 2024.
Menurut Lodewijk, Golkar akan terus memantau hasil survei elektabilitas Jusuf Hamka untuk beberapa hari ke depan. Saat ini, kata dia, Jusuf Hamka berubah jadi salah satu nama yang mana dipertimbangkan Golkar untuk diusung sebagai calon gubernur atau delegasi gubernur.
Lodewijk berujar masih ada waktu memutuskan sebelum pendaftaran calon gubernur juga duta gubernur untuk pemilihan kepala daerah 2024 yang mana jatuh pada 27-29 Agustus. “Kami akan lihat survei Babah Alun ini seperti apa. Mudah-mudahan kami punya variabel pilihan yang bagus, baik beliau untuk duta gubernur maupun sebagai gubernur tempat khusus Ibu Pusat Kota Jakarta,” ucap Lodewijk.
Sebelumnya, Jusuf Hamka sudah ada lebih tinggi dulu mendapatkan tugas sebagai akan calon duta gubernur DKI Jakarta. Partai Golkar berencana memasangkan Jusuf Hamka dengan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengemukakan menyiapkan Jusuf Hamka sebagai calon perwakilan Kaesang, apabila berminat maju di dalam Pilgub DKI Jakarta 2024. “Seandainya beliau (Kaesang) memilih Ibukota Indonesia saya siapkan kader Partai Golkar yang tersebut sudah ada memalang melintang dalam infrastruktur yaitu Babah Alun,” kata Airlangga ke Kantor DPP Golkar, Ibukota Barat, Kamis, 11 Juli 2024.
Sementara itu, Golkar juga telah lama memberikan penugasan terhadap kadernya yang mana lain, yaitu eks Pemimpin wilayah Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk berubah jadi akan calon gubernur DKI Jakarta. Saat ini, Golkar memberi dua tugas untuk Ridwan Kamil, yaitu progresif di Pilgub DKI Ibukota Indonesia atau Jawa Barat.
Airlangga mengutarakan Partai Golkar masih punya waktu untuk memutuskan siapa yang dimaksud akan dicalonkan di Jakarta. Partainya, ucap Airlangga, masih melakukan evaluasi berkaitan dengan pemilihan kepala daerah Jakarta.
Artikel ini disadur dari Golkar Beri Surat Instruksi untuk Jusuf Hamka Jadi Calon Gubernur Jakarta





