Alasan Prabowo Belum Mundur dari Jabatannya sebagai Menhan Jelang Pelantikan Presiden
TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka telah dilakukan menyatakan mundur dari jabatan Wali Pusat Kota Solo. Akankah Presiden terpilih Prabowo Subianto akan mengambil bagian mundur dari jabatannya sebagai Menteri Perlindungan (Menhan)?
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo bukan akan mundur dari jabatannya sebagai Menhan, meskipun Gibran telah dilakukan menyatakan mundur dari jabatan Wali Pusat Kota Solo serta pindah ke Jakarta.
“Pak Prabowo akan kekal menjabat sebagai Menhan sampai beliau dilantik menjadi Presiden RI ke-8,” kata Dahnil di arahan tertulisnya terhadap Tempo, Kamis, 18 Juli 2024.
Politikus Partai Gerindra itu menyatakan bahwa bertahannya Prabowo sebagai Menhan berhubungan dengan masa peralihan dari pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin menuju pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sebagai Menhan, kata Dahnil, Prabowo dapat dengan sederhana mengeksplorasi beragam rencana pemerintahan berikutnya sama-sama Jokowi.
“Posisi Pak Prabowo sebagai Menhan memudahkan beliau berkoordinasi, melakukan sinkronisasi dengan Presiden Jokowi, untuk agenda-agenda keberlanjutan nanti,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dahnil menyebut, Prabowo telah lama menyetujui pilihkan Gibran untuk pindah dari Solo menuju Jakarta.
“Pak Prabowo menyambut baik kebijakan Mas Gibran tersebut,” ucapnya.
Dahnil juga menyampaikan bahwa kepindahan Gibran dari Solo menuju DKI Jakarta merupakan langkah untuk membantu Prabowo pada mempersiapkan pemerintahan yang akan datang.
“Agaknya kebijakan Mas Gibran tepat dan juga baik di rangka persiapan konsolidasi serta sinkronisasi tugas-tugas beliau membantu Pak Prabowo,” tuturnya.
Diketahui, Gibran telah lama resmi mundur pasca Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Perkotaan Solo mendiskusikan pengunduran diri putra sulung Presiden Jokowi sebagai Wali Perkotaan Solo. Selanjutnya, DPRD akan melanjutkan rute pengunduran diri Gibran ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Gibran sendiri menjamin memboyong keluarganya ke DKI Jakarta mendekati pelantikannya yang digunakan dijadwalkan pada 20 Oktober 2024. Istrinya, Selvi Ananda, serta dua anaknya, Jan Ethes Srinarendra kemudian La Lembah Manah sudah pernah berangkat ke Ibu Perkotaan pada Rabu, 17 Juli 2024.
Kedua anak Gibran juga pindah sekolah di Ibukota Indonesia pada tahun ajaran baru 2024/2025 ini. Diketahui Jan Ethes kemudian La Lembah selama ke Solo bersekolah pada SD dan juga TK Focus Independent School Manahan Solo.
“Mosok aku neng Ibukota anakku tak tinggal (masak saya ke DKI Jakarta anak saya ditinggal Solo?). Ya pindah. Sudah, berangkat besok sebab anak-anak sudah ada mulai sekolah ya. Pindah domisili Jakarta. KTP pindah Jakarta, kemungkinan besar ya,” ungkap Gibran pada waktu ditemui ke Kantor DPRD Daerah Perkotaan Solo, Jawa Tengah, seusai mengemukakan surat pengunduran diri sebagai Wali Perkotaan Solo, Selasa, 16 Juli 2024.
Selain pindah domisili dalam Jakarta, ia berencana mencoblos dalam Ibukota pada waktu pemilihan kepala area atau Pemilihan Kepala Daerah 2024. Otomatis ia pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS).
SAVERO ARISTIA WIENANTO | SEPTIA RYANTHIE
Artikel ini disadur dari Alasan Prabowo Belum Mundur dari Jabatannya sebagai Menhan Jelang Pelantikan Presiden





