Olahraga
164 pesenam bersaing di disiplin ritmik 3rd Gymnastics Indonesia Open

Ibukota Indonesia –
Sebanyak 164 kontestan bersaing ke disiplin ritmik untuk bermetamorfosis menjadi yang dimaksud terbaik di dalam 3rd Gymnastics Negara Indonesia Open 2024 usai resmi dibuka
bergengsi Tanah Air yang digunakan diadakan oleh Persatuan Senam Indonesi (Gymnastics Indonesia).
Dalam pernyataan resmi yang tersebut diterima, Rabu, Ketua Umum PP Persani Ita Yuliati bertekad membangkitkan kejayaan ritmik salah satunya melalui pertandingan 3rd Tanah Air Open 2024 untuk menjaring bibit pesenam ritmik berkualitas yang digunakan kelak dapat berprestasi, baik ke kancah nasional juga internasional.
“Indonesia meraih medali SEA Games terakhir dari disiplin ritmik pada 2017 dalam Kuala Lumpur melalui penampilan Nabila Evandestiera. Tentunya saya berharap ke depan para kontestan bisa jadi menggantikan Bella lalu yang digunakan lainnya. Semoga para partisipan mampu melanjutkan latihannya dan juga mendapatkan prestasi yang mana membanggakan Indonesia," kata Ita Yuliati.
Ritmik berubah jadi satu pada antara lima disiplin yang dimaksud dipertandingkan di 3rd Gymnastics Negara Indonesia Open 2024.
Di disiplin ritmik terdapat lima kategori, yaitu baby (6-8 tahun), benjamin (9-10 tahun), pra-junior (11-12 tahun), kemudian kategori junior (13-15 tahun).
Ita sangat senang dengan antusiasme para kontestan yang mengalami peningkatan dibandingkan dengan edisi sebelumnya dalam disiplin ritmik pada 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024.
"Tentunya dengan peningkatan ini, saya juga berharap kita bisa jadi meninjau bakat-bakat untuk menjadi atlet nasional dan juga berjuang dalam kompetisi internasional," kata Ita, sapaan akrabnya.
Selain bertekad memulihkan kejayaan ritmik, Ita juga menyampaikan ada satu pekerjaan rumah yang dimaksud harus diselesaikan Gymnastics Indonesia. Hal itu oleh sebab itu sampai sekarang pihaknya belum bisa jadi memunculkan pesenam ritmik grup.
Padahal ritmik grup bukanlah merupakan hal baru di kompetisi internasional. Terlebih, khusus untuk disiplin ritmik di dalam Olimpiade belaka mengadu nomor all-around lalu group saja.
"Karena nanti di dalam internasional seperti SEA Games masih ada pertandingan per alat, namun di Asian Games atau Olimpiade yang mana dipertandingkan hanya sekali all around dan juga grup. Jadi saya sangat berharap ritmik Indonesi bisa jadi bangkit kembali juga kita bisa saja menelurkan atlet-atlet kebanggaan kita ke depannya," ujar Ita.
Kategori pra-junior serta divisi junior dijadwalkan berlangsung Rabu (10/7), yang mana dilanjutkan dengan penyerahan medali bagi para pemenang di dalam sore harinya.
Di tempat lain, 3rd Nusantara Open juga akan memulai pertandingan untuk disiplin aerobik yang tersebut akan berlangsung di GOR Bulungan pada 9-10 Juli. Menyusul disiplin trampoline di dalam Bounce Street pada 11-12 Juli, lalu ditutup dengan pertandingan disiplin parkour ke Halaman Kementerian Pemuda juga Olahraga pada 13-14 Juli.
Artikel ini disadur dari 164 pesenam bersaing di disiplin ritmik 3rd Gymnastics Indonesia Open






