Sukseskan PON 2024, Keseriusan Nyata BSI Dukung Kejayaan Olahraga serta Perekonomian

JAKARTA – Kehadiran PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, khususnya penyelenggaraan pada Provinsi Aceh, menunjukkan komitmen yang mana kuat dari Perseroan untuk mengupayakan pengembangan sektor ekonomi serta kemajuan olahraga di dalam Tanah Air.
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk, Hery Gunardi mengungkapkan suksesnya Perseroan di mengupayakan PON XXI Aceh-Sumut 2024, khususnya di tempat Provinsi Aceh, dari awal pelaksanaan hingga selesai turnamen event multi-olahraga empat tahunan yang disebutkan membuktikan bahwa BSI semakin mampu berperan di area kancah nasional.
“Upaya-upaya kami di menyediakan layanan perbankan dan juga keuangan secara prima untuk menyukseskan PON XXI, khususnya di dalam Aceh, menjadi bukti konkret komitmen BSI untuk terus mengupayakan pengembangan ekonomi kemudian kemajuan olahraga nasional,” ujar Hery.
Hery pun berharap penyediaan uang tunai sebesar tambahan dari Rp2,7 triliun yang tersebut disiapkan BSI selama berlangsungnya PON XXI pada Aceh akan mengupayakan aktivitas dunia usaha sektor rill juga memberi faedah ganda (multiplier effect) yang tersebut segera dirasakan oleh publik Aceh.
Penyediaan uang tunai yang mana memadai sebagai antisipasi lonjakan kegiatan keuangan di area rakyat selama PON, merupakan salah satu upaya BSI di menghadirkan layanan keuangan yang digunakan terbaik. Sejumlah inisiatif strategis sudah pernah ditempuh BSI, baik kesiapan operasional, kesiapan infrastruktur, IT juga aspek bisnis. Hal ini untuk menegaskan kelancaran serta kenyamanan proses finansial bagi atlet, official lalu penonton PON, juga penduduk luas selama berlangsungnya PON.
Dari sisi infrastruktur, BSI menambah jumlah total ATM kemudian CRM sebanyak 206 unit sehingga menjadi total 910 mesin ATM serta CRM di tempat seluruh Aceh. Penambahan mesin ATM juga CRM ini tersebar di dalam lokasi-lokasi strategis, termasuk di tempat sekitar vanue PON.
BSI juga mengoptimalkan kanal-kanal digital perseroan, yakni menyiapkan layanan QRIS di tempat 45.000 merchant lalu 3.754 mesin EDC merchant BSI untuk memudahkan operasi non-tunai yang digunakan lebih besar aman kemudian efisien. Selain itu, BSI Mobile yang mana menyediakan fasilitas lengkap, membuka 30 outlet weekend banking yang mana akan beroperasi rutin selama PON.
Layanan perbankan tanpa kantor juga dihadirkan BSI untuk memudahkan klien juga warga luas di melakukan kegiatan finansial, yakni melalui 17.830 BSI Agen yang mana tersebar di dalam seluruh Aceh. Saat ini, hampir 60% dari total BSI Agen dalam seluruh Indonesia berada di area Provinsi Aceh, sementara sisanya tersebar di tempat Pulau Jawa.
Agen laku pandai dari BSI yang disebutkan siap melayani berbagai kegiatan perbankan kemudian keuangan dari atlet, official, penonton lalu rakyat yang mana lokasi tempat tinggal/akomodasinya sangat dari lokasi mesin ATM. Transaksi yang dimaksud mulai dari tarik tunai, pengiriman ke sesama tabungan BSI atau ke Bank lain, pembelian pulsa juga pembayaran tagihan listrik.
Selain untuk kelancaran operasi keuangan selama PON 2024, penguatan layanan branchless banking melalui BSI Agen juga sebagai upaya memperkuat kegiatan ekonomi rakyat. Jaringan BSI Agen yang tersebut tersebar luas meningkatkan inklusi keuangan publik kemudian membuka kesempatan peningkatan dunia usaha bagi para agen.
“Totalitas dukungan BSI untuk PON di area Aceh bukan belaka dibuktikan dengan kami menjadi sponsor platinum. Dari aspek operasional, infrastruktur, IT hingga sumber daya manusia kami tingkatkan. Perbaikan kapasitas layanan ini kami harapkan juga memberi impak yang tersebut berkelanjutan, menggalakkan peningkatan inklusi dan juga literasi keuangan di area berada dalam masyarakat, juga memacu pertumbuhan dunia usaha untuk kesejahteraan publik Bumi Serambi Mekkah,” jelas Hery.
Selain menghadirkan layanan perbankan kemudian keuangan terbaik, BSI juga memperhatikan permintaan spiritual para atlet juga pengunjung PON 2024 pada Aceh. Perseroan sudah pernah menyiapkan mobil musala di area dua lokasi utama, yaitu dalam Stadion Harapan Bangsa (mengakomodasi venue Basket serta Tenis) lalu pada Waduk Keliling (untuk mengakomodasi venue Dayung). Sebanyak delapan unit musala knock down juga disiapkan BSI yang mana ditempatkan di tempat berbagai venue strategis. Perseroan juga setiap hari menyediakan dua shuttle bus untuk jurnalis guna melayani antar jemput dari media center pada Hotel Hermes ke Stadion Harapan Bangsa.
“Tidak hanya saja menghadirkan kemudahan layanan finansial bagi atlet, official juga penonton, kami juga menyediakan fasilitas-fasilitas untuk menunjang aktivitas ibadah. Hal ini sejalan dengan semangat BSI sebagai Sahabat Finansial, Sosial kemudian Spiritual, ” pungkas Hery.





