Prestasi kurang maksimal tahun setelah itu tidaklah bebani Jonathan Wijono

Ibukota Indonesia – Prestasi kurang maksimal Jonathan Wijono ketika berkiprah ke pertandingan Indonesia Open tahun setelah itu identik sekali tidaklah membebani pegolf nasional 23 tahun itu mendekati pertandingan mirip pada tahun ini.
Pada Tanah Air Open 2023, atlet yang tersebut akrab disapa Jowi itu menghuni sikap T33 di klasemen akhir dengan skor 8 under. Catatan itu tambahan buruk ketimbang juniornya, Gabriel Hansel, yang digunakan menyembunyikan kompetisi dengan menghuni kedudukan T9 dengan 13 under.
“Beban sih tidak. Fokusnya kan tetap ke diri saya sendiri soalnya, jadi tidak ada saya jadikan beban. Tapi saya tahu mereka pasti dapat mencetak poin. Jadi kembali lagi, tidak cari tahu merekan bagaimana mainnya, atau bagaimana menghadapi mereka, dikarenakan golf kan main menghadapi diri saya sendiri,” kata Jonathan ketika ditemui usai konferensi pers ke Damai Indah Golf Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Selasa.
Sebagai pegolf profesional, Jonathan tentu merasakan tekanan untuk tampil sebaik mungkin saja ke depan rakyat tuan rumah pada Nusantara Open 2024 yang digunakan akan berlangsung pada 29 Agustus sampai 1 September mendatang. Meski demikian, ia akan berupaya mengubah tekanan yang tersebut ada berubah jadi motivasi.
“Pastinya ada tekanan, tapi itu saya jadikan motivasi ketimbang rintangan. Mengubah hal itu memang benar tidaklah gampang, tapi ya kita mencoba sebaik mungkin. Pastinya bangga juga mewakili Tanah Air ke kejuaraan ini,” ujar pegolf kelahiran Surabaya itu.
Sebagai sasaran realistis, Jonathan mengincar tempat 10 besar pada waktu bertarung di dalam Nusantara Open 2024. Terlebih, ia pun mengakui bahwa dirinya belum pernah tampil ke kompetisi utama ke Damai Indah Golf PIK.
Jonathan juga mengakui penampilan para pegolf amatir, seperti Hansel, akan menghadirkan warna tersendiri. Apalagi menurut Jonathan, para pegolf amatir itu sudah ada beberapa kali berjuang di dalam lapangan Damai Indah Golf PIK.
“Menurut saya amatir main di Damai Indah PIK cukup kuat ya, sebab telah rutin ada kejuaraan world kategori junior itu ya. Jadi mereka tentu tambahan mengerti lapangannya berbeda dengan kita akibat kita juga jarang main dalam sini. Mereka pasti akan lebih banyak mengenali lapangan yang dimaksud kemudian juga merek pasti akan tampil tambahan kuat dibandingkan dengan beberapa tahun lalu,” pungkas Jowi.
Artikel ini disadur dari Prestasi kurang maksimal tahun lalu tidak bebani Jonathan Wijono





